Evaluasi Maharah Kitabah
PENDAHULUAN
Evaluasi
merupakan bagian dari kegiatan kehidupan manusia sehari-hari. Disadari atau
tidak, orang sering melakukan evaluasi, baik terhadap dirinya sendiri, orang
lain maupun lingkungannya. Demikian pula halnya dalam dunia pendidikan, untuk
mencapai tujuan pendidikan khususnya tujuan pembelajaran tersebut maka perlu
adanya evaluasi[1]. Keberhasilan
proses belajar mengajar di kelas dapat dilihat dari sejauh mana penguasaan
kompetensi yang telah dikuasai oleh seluruh siswa di kelas itu. Pada dasarnya
hasil belajar siswa dapat dinyatakan dalam tiga aspek, yang biasa disebut
dengan domain atau ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik[2].
Dalam proses pengajaran,
tes merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui tercapai atau
tidaknya suatu standar kompetensi yang telah dipelajari oleh
siswa di setiap pembelajaran. Tes bahasa dirancang dan dilaksanakan untuk
memperoleh informasi mengenai hal ihwal yang berkaitan dengan keefektifan
pengajaran bahasa yang dilakukan, salah satunya adalah tes pembelajaran Bahasa Arab.
Maharah Kitabah merupakan komponen penting dalam pembelajaran bahasa Arab,
ia adalah salah satu dari empat keterampilan bahasa yakni Maharah Istima’,
Maharah Kalam, Maharah Qiro’ah, dan maharah kitabah. Dalam proses peningkatan
kualitas pembelajaran bahasa Arab pada suatu lembaga pendidikan, sangat
diperlukan adanya evaluasi yang tepat untuk mencapai 4 maharah tersebut,
khususnya maharah kitabah/menulis, yang mana aktivitas menulis ini memungkinkan
siswa untuk memikirkan dan menggambarkan pengalaman yang mereka miliki.
Oleh karna itu, dalam makalah ini akan disampaikan desain evaluasi
maharah kitabah.
PEMBAHASAN
Desain Evaluasi Maharah Kitabah
Ada banyak model yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan menulis
bahasa arab, seperti; takwin jumlah, tartib al-kalimat, tahwil, washf, talkhis,
kitabatul faqrah, kitabah al-maqal, dan lain sebagainya[3]. Diantara model
evaluasi maharah kitabah adalah sebagaimana yang kami sajikan berikut:
1.
احتبار
كتابة الحروف (tes
menulis huruf)
Tes ini
merupakan tes tingkatan paling rendah, yakni tes yang digunakan untuk
mengevaluasi siswa dalam penguasaan huruf, dengan cara guru membacakan huruf
alphabet dan murid menuliskannya. Contoh :
( ب، س، ع، غ، ص) !اكتب الحروف التي تسمعها
2.
احتبار
كتابة المقاطع ( tes menulis potongan
kata)
Caranya tes ini guru mengucapkan potongan-potongan kata dan meminta murid
untuk menuliskannya. Contoh:
(سا، لي، مو، فا، قي،
را): !اكتب
المقاطع التي تسمعها
3. احتبار المحاكة
Caranya guru menuliskan dipapan tulis kalimat,
kemudian siswa menuliskannya dengan memperhatikan penulisannya. Tujuan daripada
tes ini adalah mengukur kemampuan siswa dalam menuliskan huruf, potongan kata,
kata, dan kesesuaian huruf serta memberikan tanda baca kepadanya.
4.
احتبار
الإملاء: الاستكتاب
Ada
bermacam-macam cara untuk mengukur imla’, salah satunya adalah menuliskan
sesuatu yang didengar. Contoh:
! اكتب
الكلمات الآتية التي تسمعها
موسى، عصا، دمى، سؤال، سئل، سأل، أسئلة، ذهبوا، معلمو
5.
احتبار
الإملاء: دمج الوحدات(tes imla’: menyatukan
kata)
Imla’ jenis ini
adalah menyatukan potongan-potongan huruf menjadi sebuah kata utuh. Contoh:
ادمج الوحدتين في كلمة واحدة وعدل ما
يجب تعديله!
ها + ذا = ------------------
جاء + وا =-----------------
رؤساء + كم =------------------
من + ما ؟ =-----------------------
6.
احتبار
الإملاء: الأحكام
Ada juga tes imla’ dengan cara الأحكام yakni mengujikan
hukum-hukum imla’. Seperti hukum hamzah washal dan hamzah khoto’, lam syamsiyah
dan lam qomariyah, alif mamdudah
dan alif maqsuroh, dll.
Seperti contoh:
بين
كيف تكتب الهمزة في الحالات الآتية:
1.
همزة
متوسطة مفتوحة بعد ضم =---------------------
2. همزة متوسطة مكسورة بعد فتح
=---------------------
3. همزة متطرفة بعد ضم =-----------------------------
7.
احتبار
الإملاء: الاختيار من متعدد
Dalam tes ini akan nampak kumpulan dari kata-kata semisal berjumlah 4 yang
3 salah dalam penulisannya dan yang satu benar. Siswa diminta untuk memilih jawaban yang benar
dari beberapa jumlah tersebut. Contoh:
ضع دائرة حول الكلمة الوحيدة الصحيحة
إملائيا في كل مجموعة:
أ. مَشَى،
دَعَى، سَعَا، هَفَى
ب. آباءُهم، آباءِهم، يقرَؤُ،
آباءَهم
8.
احتبار
الإملاء: الاشتقاق
Tes ini meminta
siswa untuk mengistiqoqkan (merubah bentuk) satu kalimat kedalam kalimat lain.
Tujuannya bukanlah mengukur istiqoq tetapi untuk mengukur imla’. Maka dari itu
diberikan wazan istiqoqonya dalam setiap kalimat. Contoh:
اكتب المشتق من كل فعل ممايلي حسب
الميزان المذكور:
أخَذَ
-------------- يُفْعَل
بَدَأ
--------------- مفعول
اقرأ
-------------- افعَلاَ
9.
احتبار الإملاء: الإضافة
Guru memberikan
satu kalimat dan siswa diminta menuliskannya kembali dengan penambahan satu
huruf (contoh 4 dan 5 ), beberapa huruf (contoh 1 dan 2 ) atau juga memberikan
tanwin (contoh 3).
Contoh 1:
أضف الحرف أو الحروف التالية لكل كلمة
مما يلي وأعد كتابتها:
اقرأ
+ ي =----------------
يقرأ
+ ان =-------------------
يقرأ
+ ون =---------------
Contoh 2:
أضف (ان) إلى الكلمات الآتية:
يقرأ
------------- بناء --------------
يبدأ
-------------- جزاء
-------------
يجري
----------- جريء
------------
Contoh 3:
أضف تنوين نصب إلى الكلمات الآتية:
كتاب
--------------
رجال
--------------
Contoh 4:
أضف ألفا ممدودة أو مقصورة لإمكال
الكلمات الآتية:
ذُرَ
-------------
رِبَ
------------
Contoh 5:
أضف تاء مفتوحة أو مضمومة إلى كل مما
يلي:
كَبِيْرٌ
---------
فَرِيْدٌ
----------
10. احتبار الإملاء: كشف الخطأ
Siswa membaca kalimat atau paragraph yang
bersambung , kemudian memberikan garis bawah kepada kata yang salah dan
membenarkannya.
11. احتبار الإملاء: الكلمة المحذوفة
Siswa diberi nash tertulis yang di dalam nash
tersebut ada kata yang dihilangkan (contoh 20 kata). Guru membacakan teks
dengan sempurna tanpa menghilangkan beberapa kata. Dan murid diminta untuk
melengkapi kata yang hilang.
12. اختبار الترقيم
Tes ini
dimaksudkan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memberikan tanda baca dalam
nash tertulis, seperti koma, titik, tanda Tanya, tanda seru, dls.
Contoh 1:
هذا نص خال من علامات الترقيم. أضف
إليه ما يناسبه من علامات الترقيم.
Contoh 2:
أضف علامة الترقيم المناسبة في الفراغ
المحدد إذا كان ذلك ضرورياً.
13. احتبارات الكتابة المقيدة
Sangat mungkin
mengukur kemampuan menulis siswa dengan berbaggai cara lewat pembatasan sebagai
mana berikut:
1) Ihtibarul
istibdal bikalimatin murodifatin (Tes mengganti kata dengan sinonim)
Contoh :
استبدل ما تحته خط بكلمة مرادفة:
قاتل الجندي قتال الأبطال
( ) ومات ( ) في سبيل الله. وكان خير نمودج ( ) لر فاقه.
2)
Ihtibarul
istibdal bikalimatin mudodatin (Tes mengganti kata dengan antonim)
Contoh :
استبدل ما تحته خط بكلمة مضادة:
كان
الرجل كريماً ( ) جداً وكان الناس يمدحونه ( )
لهذه الصفة الحميدة ( ) . وكان
مثالا للشجاعة ( ) و الأمنة ( ) و
الصدق ( ).
3)
Ihtibar
tahwilul afal, (yakni merubah dari satu fi’il ke fi’il lain).
Contoh :
غير الأفعل من الماضي إلى المستقبل و
غير كلمات الزمان ذات الصلة.
سافر ( ) إلى أوروبا في العام الماضي ( ) ليلتحق بجامعة في روما من أجل إتمام دراساته
العليا.
4)
Ihtibar
tahwilul fail (tes merubah sabjek dari mufrod ke mutsanna, dll).
Contoh :
حول كل فاعل في هذه الفقرة ( أو
الجملة ) إلى مثنى مع تعديل كل ما يلزم:
تأخر الطالب عن المحاضرة، ولكنه اعتذر
وسمح له بالدخول، غير أنه وجد صعوبة في متابعة ما يقال.
5)
Ihtibarul
damjul jumal (menyatukan dua kalimat)
Contoh :
ادمج
كل جملتين مما يلي في جملة واحدة باستحدام أداة الربط المذكورة :
أ. درس الطالب دروسه. نام بعد ذلك. (ثم)
ب. نجح الطالب في امتحاناته كلها. كان يدرس بانتظام. (بسبب)
ج. تاخر علي في الحضور. أضاع
المفتاح. (لأن)
6)
Ihtibarut
tahwil ila isbatin au nafyin (siswa diminta untuk merubah kalimat atau
paragraph dari isbat ke naïf atau sebaliknya).
7)
Ihtibarut
tahwil ilal ma’lum awil majhul (tes merubah dari kata aktif ke pasif)
8) Ihtibarut
tahwil minal kalamil mubasyar ila goiril mubasyar au bil aks (tes merubah
kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung).
9) Ihtibarul
idofah
Menambahkan kata dalam suatu paragraph yang
sesuai dalam tempat yang kosong
Contoh :
أضف كلمة مناسبة في كل فراغ فيما يلي:
توجد أسباب
----- للحروب بين الدول ------- ومن بين هذه الأسباب الا ختلاف على الحدود ------
. وقد تقع الحروب ------ بسبب الأطماع ----- فقد تطمع دولة في الثروات ------
لدولة أخرى وخاصة إذا كانت الدولة الطامعة ------- و الدولة الأخرى -------
10) Ihtibarul hadf al-muntadim
Dalam tes ini akan ditampilkan satu paragraph
atau bacaan, kata yang ke 4 atau ke 5 dikosongi kemudian murid diminta
menuliskan kembali dan mengisi yang kosong.
Contoh :
أضف كلمة مناسبة في كل فراغ فيما يلي:
إذا اتصلت كلمتان معاً كتابياً تحسبان كلمة واحدة:
توجد أسباب عديدة للحروب بين الدول
المتجاورة. ومن الأسباب ------ على الحدود المشتركة. ----- تقع الحروب الطاحنة
-----الأطماع الجشعة. فقد ----- دولة في الثروات ------ لدولة أخرى إذا كانت -----
قوية والدولة الأخرى ----.
11) Ihtibaru hadfu
huruful jarri
Di dalam tes
ini hanya huruf jar saja yang dibuang, untuk kemudian diisi oleh siswa. Di
dalamnya diberikan pilihan jawaban.
12) Ihtibar hadfu hurufun nafyi
Di dalam tes
ini hanya huruf nafi saja yang dibuang, untuk kemudian diisi oleh siswa. Di
dalamnya boleh juga diberikan pilihan.
13) Ihtibaru hadfu af’al
Di dalam tes
ini hanya huruf fi’il saja yang dibuang, untuk kemudian diisi oleh siswa. Yang
mana di dalamnya terdapat pilihan fi’il yang sesuai.
14) Ihtibaru hadfu adawatus syarti
Dalam tes ini
hanya membuang adawatus syarti, dan siswa memilih huruf syarat yang sesuai.
15) Ihtibaru hadfus sifat
Di dalam tes ini hanya kata sifat saja yang
dibuang, untuk kemudian diisi oleh siswa. Yang mana terkadang di dalamnya
terdapat pilihan kata sifat yang sesuai.
14. إحتبار
تصحيح الفقرة
Siswa diberi bacaan kemudian diminta untuk
membenarkan bacaan yang salah. Tes ini memiliki banyak bentuk diantaranya
sebagai berikut:
1) Ihtibaru ahtoun
nahwi, yakni membenarkan kesalahan gramatika dalam suatu bacaan.
2) Ihtibaru ahtoul
mufrodat, yakni membenarkan kesalahan penggunaan kosa kata dalam suatu bacaan.
3) Ihtibaru ahtoul
imla’, yakni membenarkan dalam kesalahan penulisan.
4) Ihtibaru ahtoul
huruful jarri, yakni membenarkan kesalahan penggunaan huruf jer siswa dalam
bacaan.
5) Ihtibaru
kasyful khotok. Yakni membenarkan kesalahan yang ditemui dalam suatu bacaan (di
sini tidak dibatasi bentuk kesalahannya).
15. اختبارات تحلل الفقرة
Siswa diberi
satu paragraph yang benar atau juga terkadang terdapat kesalahan, dan siswa
diminta menjawab pertanyaan tertentu. Tes ini tidak mencakup produktifitas
menulis, akan tetapi lebih pada kemampuan dalam menulis suatu paragraph.
Beberapa contoh dalam tes ini adalah sebagai mana berikut:
1)
Ihtibaru
ihtiyarul unwan, yakni memilih judul dan tema yang tepat dari empat pilihan
untuk suatu bacaan.
2)
Ihtibaru wad’ul
unwan, yakni member judul.
3)
Ihtibaru farazul jumlah ar roisiyah, yakni membaca sebuah bacaan dan membubuhi tanda garis bawah pada kalimat pokok dalam
setiap paragraph.
4)
Ihtibaru farazul kalimat ar roisiyah, yakni yakni membaca sebuah bacaan dan
membubuhi tanda garis bawah pada kata pokok dalam setiap paragraph.
5)
Ihtibarul jumal
as sanawiyah, yakni membaca sebuah bacaan dan menjelaskan poin-poin dari kalimat penjelas
suatu kalimat pokok.
6)
Ihtibarul
farazul jumal al musanadah, yakni membaca bacaan dan menjelaskan poin kalimat
yang disandarkan dalam setiap kalimat.
7)
Ihtibarul
jumlah ad dakhilah. Yakni yakni membaca sebuah bacaan dan menjelaskan kalimat yang tidak mempunyai
hubungan terhadap tema dalam suatu paragraph. Tes ini untuk pemahaman tentang
kesatuan isi bacaan.
8)
Ihtibaru tashmimu haikalil fakroh, yakni yakni membaca sebuah bacaan dan
menggaris bawahi kalimat pokok, kalimat penjelas dan pelengkap. Untuk kemudian
dijadikan satu paragraph utuh.
9)
Ihtibaru
tahlilu ta’abirur robti. Yakni yakni membaca sebuah bacaan dan menggaris bawahi robt (kata penghubung) yang
menghubungkan antara satu jumlah dengan jumlah setelahnya atau sebelumnya.
10) Ihtibarul
‘alaqotul jumaliyah, yakni membaca bacaan dan menjelaskan hubungan antara satu
jumlah dengan jumlah yang lain. Contoh: hubungan sebab akibat.
11) Ihtibaru tahlilu tauqidil faqroh, yakni menganalisa tujuan dari penyusunan
paragraph, seperti menganalisa tempat, waktu, deduksi induksi dll. Tes ini
ditujukan untuk mengukur seberapa jauh kefahaman siswa terhadap tujuan
penyusunan kalimat. Yang tujuannya agar siswa dapat menulis.
12) Ihtibaru
kitabatil jumlah ar roisiyah, yakni menuliskan kalimat pokok pada setiap awal
paragraph.
13) Ihtibaru
idofatur rowabit, contoh:
اكتب الرابط المناسب حسب النوعية
المذكورة في بداية كل جملة قي الفقرة التالية مع تعديل بداية الجملة إذا لزم ذلك
مع إضافة أية علامات ترقيم حيثما يلزم ذلك:
أركان الإسلام خمسة. ------ (تعداد)
الشهادتان و ----- (ضمير) شهادة أن لا إله إلا الله وشهادة أن محمدا عبده ورسوله.
و ------ (اسم اشارة) الشهادتان أساس الإسلام ----- (سبب) لا إسلام دونهما ولأن من
قالهما دخل في الإسلام. و ----- (تعداد) الصلاة ..... إلخ.
14) Ihtibaru
tashihur rowabit. Contoh:
صحح الروابط التي تحتها خط إن كانت
خطأ في الفقرة الآتية:
أركان الإسلام خمسة. مثلاً الشهادتان.
و هى شهادة أن لا إله إلا الله و شهادة أن محمداً عبده ورسوله. و هذه
الشهادتان أساس الإسلام. و الثانية الصلاة خمس مرات في اليوم. ومن شروطه
الوضوء و النية و الطهارة. و الركن الثالث الصيام في شهر رمضان. و على الصئمة
الامتناع عن الطعام و الشراب من قبيل الفجر إلى الغروب.
16. اختبارات الإنشاء الموجَّه
Tes ini
menekankan pada ta’bir bil kitabah atau menulis. Tetapi berbeda dengan insya’
hur. Adapun macam-macam dari tes ini adalah sebagai berikut:
1) Mengkritisi
film
2) Mendiskripsikan
gambar
3) Mengkritisi
dialog atau wawancara
4) Membalas surat
5) Menyempurnakan
bacaan
6) Mendiskripsikan
peta
7) Mengembangkan
kerangka penulisan menjadi paragraph. Contoh:
حول هذا المخطط إلى فقرة:
الصلاة
1. صلاة الفجر
أ. الوقت
ب. عدد الركعات
2. صلاة الظهر
أ. الوقت
ب. عدد الركعات
8)
Mendiskripsikan
daftar. Contoh:
حول الجدول التالي إلى فقرة حول
مقارنة بين طرق قضاء العطلة في عامي 1975م و 1999م.
|
الطريقة
|
1975 م
|
1999 م
|
|
السفر إلى الخارج
|
%4
|
%17
|
|
على الشواطئ
|
38
|
31
|
|
مخيمات
|
8
|
31
|
|
زيارة اقارب و أصدقاء في مدن أخرى
|
11
|
10
|
|
زيارة مدن أخرى
|
16
|
3
|
|
البقاء في المنزل
|
23
|
8
|
|
المجموع
|
100 %
|
100%
|
17. احتبارات اللإنشاء الحر
Sebagaimana yang telah
disebutkan di depan, Pada tingkat ini siswa diberi kebebasan untuk memilih
tema, mengembangkan pikiran-pikirannya, penggunaan mufradat atau tarkib dalam tulisannya,
akan tetapi bukan berarti siswa lepas dari bimbingan dan bantuan guru. Adapun
contoh desain evaluasinya asebagaimana berikut:
1) Tulislah satu paragraph dari tema berikut.
2) Deskripsikan tema ini menjadi 4 paragraf, setiap paragfar terdiri dari 7
kalimat yang di dalamnya terdapat
3) Tulislah 1 paragraf yang terdiri dari 100 kata.
18. احتبارات التلخيص
Meringkas
adalah salah satu dari ketrampilan kitabah, yang sebenarnya masuk dalam insya’
al muwajjah. Meringkas bukan hanya pada kemampuan menulis, melainkan juga harus
memahami bacaan sebelumnya. Adapun bentuk tesnya sebagaimana berikut:
1) Ringkaslah
bacaan dalam satu paragraph.
2) Ringkaslah
bacaan ini tidak lebih dari seratus kata[4].
PENUTUP
Keterampilan berbahasa meliputi:
keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, ketrampilan membaca dan
kemampuan menulis. Dan keterampilan menulis adalah keterampilan tertinggi dari
empat keterampilan berbahasa. Diantara tujuan
pembelajaran keterampilan menulis adalah berdasarkan
tingkatannya; tingkat pemula,
tingkat menengah dan tingkat lanjut. Aspek-aspek dalam maharah kitabah ada al-qowaid(nahwu dan sharaf), imla’
dan khot, dan unsur-unsur dalam kitabah adalah al-kalimah, al-jumlah, al-fakroh
dan ushlub.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, Fuad, Maharatul Lughawiyah, Mahiyatuha wa Turuqu Tadrisuha. Riyad,
Darul Muslm,
1992.
Efendi,
Anwar, Bahasa dan Sastra dalam Berbagai Prespektif, Jogjakarta, Tiara
Wacana,
Furqanul, dkk, Pengajaran
Bahasa Komunikatif (Teori dan Praktek), Bandung, Remaja Rosda Karya
Hamid,
Abdul, dkk, Pembelajaran Bahasa Arab, Malang, UIN Malang Press. 2008
Hamid, Abdul, Mengukur Kemampuan Bahasa Arab
untuk Studi Islam, Malang, UIN Maliki press, 2010
Hermawan, Acep, Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab.
Bandung, PT. Remaja Rosdakarya : 2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar